OPEN ACCESS PEER-REVIEWED | RESEARCH ARTICLE

Main Article Content

Authors

Yuang Dinni Aksari
Dyah Perwitasari
Nurlisa A. Butet

Abstract

Amazon armored catfish (Loricariidae) Pterygoplichthys pardalis is abundant in the Ciliwung River and consumed by local people. The present status of the Ciliwung River is polluted by heavy metals and fishes from this river may have the potential hazardous effect on human health. The aim of this study was to analyze the concentration of heavy metals (Cd, Hg, and Pb) in Amazon armored catfish organs from the Ciliwung River. Fish collection and water sampling were conducted in the rainy and dry seasons in three parts of the Ciliwung River, i.e. Bogor (upstream), Depok (middle), and Jakarta (downstream). Heavy metal concentrations were measured by atomic absorption spectrophotometer (AAS). One-way analysis of variance (ANOVA) and Tuckey’s test using R.i386 3.0.0 were performed to access whether heavy metal concentrations varied significantly between location, season, organ and heavy metal. The average of Cd concentrations in the gills, liver,and muscle were 0.000146 ^g.g'1; 0.000828 ^g.g'1; 0.000075 ^g.g'1, respectively. The average of Hg concentrations in the gills, liver, and muscle were 0.002826 ^g g-1; 0.004333 ^g g-1; 0.003960 ^g.g'1 respectively. The average of Pb concentrations in the gills, liver, and muscle were 0.002571 ^g g-1; 0.005467 ^g g-1; 0.001609 ^g.g'1 respectively. The concentration of heavy metals in fish organs were below the permissible limits of the environmental standard of Indonesia and FAO. Heavy metal concentrations in the water were below the baseline of the Indonesia Government Regulation. ANOVA clearly revealed that there was no significant variation of the heavy metal concentrations among the sites and seasons, however the significant difference was found among the organs and type of heavy metal. Local people should be aware because some heavy metals have the tendency to accumulate in various organs of Amazon armored catfish in the Ciliwung River.


Abstrak


Ikan sapu-sapu (Loricariidae) melimpah di Sungai Ciliwung dan dimanfaatkan sebagai salah satu sumber protein he-wani. Kondisi perairan Sungai Ciliwung ditengarai tercemar logam berat dan jika mengkonsumi ikan sapu-sapu dari sungai ini akan beresiko bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi logam berat (Cd, Hg, dan Pb) pada beberapa organ ikan sapu-sapu dari Sungai Ciliwung. Sampel ikan dan air sungai diambil pada musim peng-hujan dan kemarau di tiga lokasi sepanjang Sungai Ciliwung, yaitu Bogor (hulu), Depok (tengah), dan Jakarta (hilir). Konsentrasi logam berat diukur menggunakan spektrofotometer serapan atom (SSA), dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Tuckey dengan bantuan program R.i7386 3.0.0. Rata-rata konsentrasi Cd pada in-sang, hati, dan otot ikan berturut-turut 0,000146 ^g.g'1; 0,000828 ^g.g'1; 0,000075 ^g.g'1. Rata-rata konsentrasi Hg pada insang, hati, dan otot ikan berturut-turut 0,002826 ^g.g'1; 0,004333 ^g.g'1; 0,003960 ^g.g'1. Rata-rata konsentrasi Pb pada insang, hati, dan otot ikan berturut-turut 0,002571 ^g.g'1; 0,005467 ^g.g'1; 0,001609 ^g.g'1. Konsentrasi ketiga logam berat pada organ ikan maupun air sungai berada di bawah nilai ambang batas menurut Standar Nasional Indonesia, FAO, maupun Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. Uji ANOVA menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat pada organ tubuh ikan berdasarkan lokasi dan musim tidak berbeda nyata, namun konsentrasi logam berat antar organ target dan jenis logam berbeda nyata. Perlu kehati-hatian dalam mengkonsumsi ikan sapu-sapu dari Sungai Ciliwung karena beberapa logam berat telah terdeteksi pada organ ikan tersebut.

Keywords:
Cd; Hg; Pb; P. pardalis; Ciliwung River;

Downloads article

Download data is not yet available.

Article Details

References

Ahmed MS, Ahmed KS, Mehmood R, Ali H, Khan WA. 2012. Low dose effects of cadmium and lead on growth in fingerlings of a vegetarian fish, grass carp (Ctenopharyngodon idella). The Journal of Animal & Plant Sciences, 22(4): 902-907.

Alfisyahrin NF. 2013. Distribusi logam berat timbal (Pb) dalam daging ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) di Sungai Ciliwung. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor. 20p.

Armbruster JW. 2004. Phylogenetic relationships of the suckermouth armoured catfishes (Loricariidae) with emphasis on the Hypostominae and the Ancistrinae. Zoological Journal of the Linnean Society, 141(1): 180.

Armbruster JW, Page LM. 2006. Redescription of Pterygoplichthys punctatus and description of a new species of Pterygoplichthys (Siluriformes: Loricariidae). Neotropical Ichthyology, 4(4): 401-409.

Baba H, Tsuneyama K, Yazaki M, Nagata K, Minamisaka T, Tsuda T, Nomoto K, Ha-yashi S, Miwa S, Nakajima T, Nakanishi Y, Aoshima K, Imura J. 2013. The liver in itai-itai disease (chronic cadmium poisoning): pathological features and metallothi-onein expression. Modern Pathology, 26(9): 1228-1234.

BMKG [Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika]. 2015. Data Curah Hujan Agustus 2013 hingga Juli 2014. Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika Pusat.

Clesceri LS, Greenberg AE, Eaton AD, Franson MAH (editor). 1999. Standard Method for the Examination of Water and Wastewater. American Public Health Association, American Water Works Association, Water Environment Federation, Washington. 541p.

Dhika LR. 2013. Kandungan logam berat kadmi-um (Cd) dalam daging ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) di Sungai Ciliwung. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor. 16p.

Ebrahimi M, Taherianfard M. 2011. The effects of heavy metals exposure on reproductive systems of cyprinid fish from Kor River. Iranian Journal of Fisheries Sciences, 10(1): 13-24.

Eneji IS, ‘Ato RS, Annune PA. 2011. Bioaccumulation of heavy metals in fish (Tilapia zilli and Clarias gariepinus) organs from River Benue, North-Central Nigeria. Pakistan Journal of Analytical and Environmental Chemistry, 12(2): 25-31.

Forstner U, Wittmann GTW. 1983. Toxic metal. In: Fortsner U, Wittmann GTW (editor). Metal Pollution in Aquatic Environment. Springer Verlag, Jerman. pp 3-68.

Hachiya N. 2006. The history and present of the Minamata disease: entering the second half a century. Japan Medical Association Journal, 49(3): 112-118.

Hadiaty RK. 2011. Diversitas dan hilangnya jenis-jenis ikan di Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane. Berita Biologi. 10(4): 491504.

Hardi. 2013. Analisis kandungan logam berat merkuri (Hg) pada daging ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) di Sungai Ciliwung. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor. 18 hlm.

Hendrawan D. 2008. Kualitas air Sungai Ciliwung ditinjau dari parameter minyak dan lemak. Jurnal Ilmu-ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia, 15(2):85-93.

Hopkins BC, Willson JD, Hopkins WA. 2013. Mercury exposure is associated with negative effects on turtle reproduction. Environmental Science Technology, 47(5): 2416-24-22.

Hossain MY, Rahman MM, Ahmed ZF, Ohtomi J, Islam ABMS. 2008. First record of the South American sailfin catfish Pterygo-plichthys multiradiatus in Bangladesh. Journal of Applied Ichthyology, 24(6): 718-720.

Istanti I. 2005. Pengaruh lama penyimpanan terhadap karakteristik kerupuk ikan sapu-sapu (Hyposarcus pardalis). Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor. 92 hlm.

Jarup L. 2003. Hazards of heavy metal contamination. British Medical Bulletin, 68(1): 167-182.

Jezierska B, Witeska M. 2006. The metal uptake and accumulation in fish living in polluted waters. In: Twardowska I, Allen HE, Hag-gblom MH (editor). Soil and Water Pollution Monitoring, Protection, and Remediation. NATO Advanced Research Workshop; 2005 27 Jun-1 Jul; Krakow, Polan-dia. pp 107-114.

Kotellat M, Whitten AJ, Kartikasari SN, Wirjoatmodjo S. 1993. Freshwater Fishes of Western Indonesia and Sulawesi. Periplus Edition, Hongkong. 344 p.

Lestari, Edward. 2004. Dampak pencemaran logam berat terhadap kualitas air laut dan sumber daya perikanan (Studi kasus kematian massal ikan-ikan di Teluk Jakarta). Makara Sains, 8(2): 52-58.

Lu FC. 2006. Toksikologi Dasar: Asas, Organ Sasaran, dan Penilaian Resiko. Edisi ke dua. Terjemahan dari: Basic Toxicology: Fundamentals, Target Organs, and Risk Assesment oleh Edi Nugroho (penerjemah). UI Press, Jakarta. 412 p.

Muhajir, Edward, Ahmad F. 2004. Akumulasi logam berat Pb, Cd, Cu, Zn, dan Cr dalam sedimen di muara Sungai Cisadane, Cili-wung, dan Citarum, Teluk Jakarta. Jurnal Sorihi, 3(1): 83-98.

Nirmala K, Hastuti YP, Yuniar V.2012. Toksisi-tas merkuri (Hg) dan tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan, gambaran darah, dan kerusakan organ pada ikan nila Oreochro-mis niloticus. Jurnal Akuakultur Indonesia, 11(1): 38-48.

Nurjanah. 2005. Pengaruh penambahan bahan pengikat terhadap karakteristik fisik otak-otak ikan sapu-sapu (Liposarcus pardalis). Buletin Teknologi Hasil Perikanan, 8(1): 1-11.

Putri DE. 2001. Pengaruh pemanasan pada pena-nganan ikan sapu-sapu (Hypostomus sp.) terhadap mutu fisik bakso ikan yang dihasilkan. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor. 39 hlm.

Riani E. 2012. Perubahan Iklim dan Kehidupan Biota Akuatik (Dampak pada Bioakumula-si Bahan Berbahaya dan Beracun & Reproduksi). IPB Press, Bogor. 220 hlm.

SNI [Standar Nasional Indonesia]. 1991. Metode Pengambilan Contoh Kualitas Air. Badan Standardisasi Nasional, Jakarta. 33 hlm.

SNI [Standar Nasional Indonesia]. 2011. Cara Uji Kimia-Bagian 5: Penentuan Kadar Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada Produk Perikanan. Badan Stan-dardisasi Nasional, Jakarta. 6 hlm.

Soewandita H, Sudiana N. 2010. Studi dinamika kualitas air DAS Ciliwung. Jurnal Air Indonesia, 6(1): 24-33.

Susanto B, Krisdianto, Nur HS. 2009. Kajian ku-alitas air sungai yang melewati Kecamatan Gambut dan Aluh Aluh Kalimantan Selatan. Bioscientiae, 6(1): 40-50.

Tarigan SA. 2004. Pemanfaatan ikan sapu-sapu (Hyposarcus pardalis) sebagai usaha pe-ningkatan nilai tambah produk simping Purwakarta. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor. 51 hlm.

Trisnawati R. 2007. Pemanfaatan surimi ikan sapu-sapu (Hyposarcus pardalis) dalam pembuatan empek-empek. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor. 54 hlm.

Tunjungsari RM. 2007. Pemanfaatan ikan sapu-sapu (Hyposarcus pardalis) dalam pembu-atan keripik ikan. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor. 82 hlm.

Wowor D. 2010. Studi biota perairan dan herpetofauna di daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung dan Cisadane: kajian hilangnya keanekaragaman hayati. Laporan Penelitian. Puslit Biologi LIPI, Bogor. 48 hlm.

Yasuda M, Yustiawati, Syawal MS, Sikder MT, Hosokawa T, Saito T, Tanaka S, Kurasaki M. 2011. Metal concentration of river water and sediments in West Java, Indonesia. Bulletin of Environmental Contamination and Toxicology, 87(6): 669-673.

Yudo S. 2006. Kondisi pencemaran logam berat di perairan sungai DKI Jakarta. Jurnal Air Indonesia, 2(1): 1-15.